Setelah kemarin kita membahas mengenai pentingnya experiential marketing bagi bisnis Anda di tahun 2020 dan di tahun - tahun mendatang, ada beberapa jenis experiential marketing yang bisa Anda terapkan pada bisnis Anda. Simak ulasan berikut ini dengan seksama
1. Pameran Produk
Alih-alih menjelaskan panjang lebar mengenai manfaat produk, biarkan konsumen merasakan sendiri produk tersebut secara langsung. Simple, bukan? Namun walaupun begitu, pameran produk ini berhasil membantu konsumen untuk memahami produk dengan lebih baik daripada iklan biasa, lho.
Nah, pameran produk ini bisa Anda lakukan dengan dua cara: menggelar event khusus atau sekedar menaruh produk baru Anda di toko.
2. Seminar
Menjalankan seminar atau workshop itu tak hanya membangun koneksi, tapi juga mengedukasi konsumen Anda di saat yang sama. Jenis experiential marketing ini juga tak kalah populer dari pameran produk dan sudah diterapkan oleh bisnis besar maupun kecil. Bahkan, mungkin Anda juga pernah menjadi peserta dari experiential marketing ini.
Oh ya, seminar tak harus dijalankan secara offline, lho. Anda juga bisa melakukannya secara online dengan webinar.
GMEDIA sendiri beberapa kali menerapkan experiential marketing ini dengan mengadakan kegiatan - kegiatan seperti Focus Group Discussion dengan mengundang baik calon pelanggan maupun para pelanggan setia GMEDIA.
3. Event
Pada experiential marketing, event itu tak hanya terbatas pada event pameran produk seperti nomor satu di atas. Namun, semua event seperti konser, festival, dan lain sebagainya. Tinggal bagaimana tingkat kreativitas Anda dan jenis kecocokan dengan bisnis yang dijalankan. Semakin unik dan kreatif event Anda, semakin memorable pula di hati konsumen.
4. User Generated Content (UGC)
User Generated Content (UGC) adalah konten yang dibuat oleh pengguna dari produk Anda. Entah itu gambar, video, suara, dan lain sebagainya.
UGC termasuk dalam experiential marketing karena Anda mengajak konsumen untuk terlibat secara langsung dalam pemasaran produk. Ini tentu saja adalah pengalaman yang memorable karena Anda menghargai konsumen dan membuat mereka merasa menjadi bagian dari brand.
5. Pengalaman Imersif
Pengalaman imersif adalah mengajak konsumen untuk benar-benar masuk dan merasakan dunia dari produk Anda. Anda bisa memanfaatkan teknologi canggih seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Mixed Reality (MR). Atau bisa juga dengan mengubah dunia nyata menjadi mirip dengan dunia yang ada di dalam produk Anda.
Jenis experiential marketing ini masih sangat jarang diterapkan. Tak heran karena menggunakan teknologi yang cukup canggih. Sehingga membutuhkan budget yang cenderung lebih besar dibandingkan jenis yang lainnya.
Nah, itulah beberapa jenis experiential marketing yang bisa Anda terapkan pada bisnis Anda. Pilihlah jenis yang tepat bagi bisnis Anda.
Sekarang saatnya bagi Anda untuk membuat konsep experiential marketing sendiri! Bagaimana caranya? Anda bisa mengambil inspirasi dari beberapa contoh brand terkemuka di atas atau membuat konsep experiential marketing sendiri dari awal. Sesuaikan saja dengan budget, tujuan, dan jenis bisnis Anda.