Minggu ini kita belajar mengenai ragam bahasa pemrograman yang biasanya digunakan oleh developer website. Setelah mempelajari bahasa pemrograman sebelumnya, JavaScript, PHP, dan CSS, terdapat salah satu bahasa pemrograman yang sudah tak asing didengar, ya HTML. HTML adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak diketahui oleh orang - orang. Sebenarnya apa sih pengertian HTML?
HTML sendiri merupakan singkatan dari Hypertext Markup Language, suatu bahasa yang memungkinkan penggunanya untuk membuat serta menyusun paragraph, link, heading, maupun tautan dan blockquote pada sebuah halaman aplikasi dan web. Fungsi dari HTML ini adalah untuk menampilkan informasi berupa teks, suara, video, gambar, dan lainnya.
Umumnya, situs web menyertakan beberapa halaman HTML yang berbeda. Misalnya, beranda utama, halaman kontak, dan halaman “tentang kami”, yang ketiganya mempunyai dokumen HTML berbeda. Masing-masing halaman tersebut terdiri dari sejumlah tags atau biasa juga disebut sebagai elements yang merujuk pada building block halaman web. Tag ini juga mempunyai hirarki tersendiri yang menyusun konten menjadi paragraph, heading, dan lainnya.
Salah satu kelebihan HTML adalah bahasa ini dipakai secara luas dan mempunyai banyak sumber serta komunitas yang besar. Dengan ini, Anda akan lebih dimudahkan saat ingin mempelajari dan mendalami segala hal tentang HTML. Selain itu, HTML juga dapat dijalankan dengan mudah di setiap web browser. HTML juga mempunyai kelebihan lain yaitu tersedianya learning curve yang sederhana. Bukan hanya itu, bahasa markup ini juga konsisten dan rapi sehingga lebih mudah dipahami. HTML juga mudah dikombinasikan dengan bahasa backend seperti Node.js dan PHP. Dan yang tak kalah penting adalah HTML merupakan bahasa markup yang sepenuhnya gratis karena dikembangkan sebagai sebuah open-source project.
HTML juga mempunyai beberapa kekurangan, salah satunya adalah HTML tidak memungkinkan penggunanya untuk menjalankan logic. Sebagai gantinya, semua halaman web wajib dibuat terpisah meskipun memakai elemen yang sama. Selain itu, fitur-fitur baru terkadang tidak dapat dipakai secara cepat di sejumlah browser. HTML juga lebih sering dipakai pada halaman web statis saja. Jadi, untuk fitur dinamis biasanya Anda harus memakai bahasa lain seperti JavaScript dan PHP. Bukan hanya itu, terkadang perilaku browser tidak mudah untuk diprediksi.
Menarik buat dipelajari bukan? Pelajari berbagai bahasa pemrograman yang sudah Gmedia share ya! Selamat mencoba!