BERAPA KEBUTUHAN INTERNET UNTUK KANTOR?


BERAPA KEBUTUHAN INTERNET UNTUK KANTOR?

Di era serba digital saat ini berbagai industri mulai mengubah gaya manajemen bisnis mereka. Dari yang semula menggunakan cara konvensional, kini sudah mulai banyak yang menggunakan teknologi terintegrasi. Perubahan ini pun mendorong setiap perusahaan untuk memiliki koneksi internet stabil dalam menunjang kebutuhan bisnis mereka.

Gmedia merangkum apa saja kebutuhan ideal internet di perusahaan dan apa saja indikator yang mempengaruhinya.

Aplikasi dan Software yang digunakan

Saat ini, hampir semua perusahaan memiliki aplikasi maupun software tersendiri demi memudahkan segala aktivitas. Divisi satu dengan divisi lain tentu memiliki software yang berbeda-beda, tergantung tugasnya masing-masing. Misalnya, divisi HRD memiliki software HR yang dikelola operator maupun user demi menangani segala kebutuhan HRD, dari data karyawan hingga proses pembayaran atau masalah keuangan.

Agar software kantor bisa bekerja dengan lancar, maka dibutuhkan internet yang stabil. Kebutuhan ini diperkuat dengan banyaknya software yang berbasis cloud. Dengan semakin banyak dan besar software yang digunakan, diperlukan kapasitas internet yang cukup besar pula.

Pertimbangkan jumlah user di sebuah kantor

Menghitung besaran kebutuhan internet yang ideal di kantor tidak hanya berdasarkan besaran software maupun aplikasi yang digunakan, tetapi juga harus menghitung jumlah user di kantor tersebut. Hal ini akan berpengaruh pada pembagian bandwith.

User aktif pada kantor bisa dilihat dari jumlah laptop maupun PC, serta peralatan lainnya, yang terkoneksi dengan internet. Termasuk seberapa sering user ini melakukan download maupun upload data menggunakan koneksi internet.

Bandwidth yang cukup untuk menunjang bisnis

Bandwidth merupakan faktor utama dalam hal penggunaan kebutuhan internet sebuah perusahaan. Pada dasarnya, semakin besar bandwidth yang ada, bertambah cepat pula koneksi internet di kantor Anda.

Satuan bandwidth menggunakan hitungan bit per second atau biasa disingkat ‘bps’. Misalnya saja koneksi internet adalah 100 Mbps, ini sama dengan koneksi internet mampu mentransfer maksimal hingga 100 juta bit data per detiknya. Lalu, bagaimana mengukur sebuah bandwith? Untuk hal ini kita bisa menganalogikannya dengan penggunaan pipa air, semakin besar pipanya maka saluran airnya akan semakin lancar.

Mengetahui besar tidaknya sebuah bandwith bisa dilihat dari sambungannya yang juga beragam, mulai dari kabel optik, wireless, dan satelit. Bila menggunakan kabel optik, contohnya, bandwith-nya akan semakin besar. Sementara itu, menghitung bandwidth untuk kebutuhan ideal internet di kantor bisa dilakukan dengan cara: jumlah user x batas bandwith dalam satu perangkat.

Kebutuhan internet besar dalam sebuah perusahaan mengharuskan Anda untuk lebih jeli dalam memilih provider internet yang memberikan layanan total solution sesuai kebutuhan kantor. Salah satu provider terbaik yang sudah memiliki infrastruktur sendiri Indonesia adalah Gmedia. 

Gmedia memiliki beberapa produk Internet Dedicated yang bisa Anda pilih. Dengan Jaminan Koneksi 99,5 % sehingga anda tidak perlu khawatir akan seringnya down time yang kerap menjadi gangguan untuk aktifitas penggunaan internet Anda. Dan juga Gmedia melengkapi dengan layanan NMS (Network Monitoring System) , yaitu layanan untuk memantau utilitas trafik internet Anda. Bila perusahaan Anda tertarik menggunakan layanan dan produk terbaik dari Gmedia, segera hubungi hotline kami. Semoga bermanfaat!

Posted 2020-05-29 08:05 by Marcomm Gmedia Share
  news