Mewabahnya virus Corona akhir-akhir ini membuat beberapa pemerintah daerah mulai mengambil sikap. Di antaranya, meliburkan sekolah sebagai suatu upaya untuk mencegah sekaligus mengurangi penyebaran virus Corona. Tak sedikit pula dari instansi pendidikan yang memberlakukan E-learning atau kelas online untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh.
Pada dasarnya E-learning merupakan suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Menerapkan E-learning di tengah situasi virus Corona bukan saja bermanfaat untuk melindungi para siswa dari penyebaran virus Corona, melainkan menerapkan E-learning juga bisa membangun rasa percaya diri dan kemandirian dari para siswa.
Selain itu, keunggulan sistem E-learning lainnya yaitu menghemat waktu proses belajar mengajar, mengurangi biaya perjalanan, menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan baik berupa biaya infrastruktur, peralatan sekolah dan buku sekolah, dan menjangkau wilayah geografis yang jauh lebih luas.
Berikut ini ada beberapa E-learning yang bisa menjadi pilihan belajar di Rumah telah Gmedia rangkum dari berbagai sumber :
1. Zenius
Zenius Education sebagai salah satu pendidikan berbasis teknologi (edtech) di Indonesia merespon kebijakan dari beberapa pemerintah daerah (pemda) terkait menghentikan sementara aktivitas bersekolah demi mencegah penyebaran virus Corona dengan menggratiskan akses ke 80 ribu video pembelajaran di seluruh platformnya tanpa terkecuali. Video pembelajaran yang dihadirkan Zenius sengaja dibuat dengan format whiteboard agar kuota internet jadi lebih hemat. Selain ribuan video pembelajaran untuk kelas 1 SD hingga 12 SMA sesuai dengan kurikulum nasional, Zenius juga menyediakan materi latihan soal serta pembahasan kumpulan soal-soal UN. Seluruh materi tersebut dapat diakses secara gratis dalam program #SemuaBisaZenius yang telah diluncurkan pada Desember 2019 silam.
2. Ruangguru
Selain Zenius, pendidikan berbasis teknologi lainnya yang mendukung kebijakan pemerintah adalah Ruangguru. Belvara Devara yang merupakan pendiri sekaligus direktur utama Ruangguru mengungkapkan dukungannya melalui aku twitter pribadinya @AdamasBelva setiap harinya. E-learning ini memiliki fitur untuk mengikuti jadwal sekolah, mulai dari jam 8 pagi, kami menyiarkan pelajaran sekolah lengkap, parallel 15 kanal sekaligus untuk SD kelas 1 sampai SMA kelas 12 IPA dan IPS. GRATIS, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
3. Quipper
Edtech lainya yang memberika akses dan materi gratis bagi sekolah, guru dan siswa adalah Quipper. Layanan Guipper School bisa dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas belajar mengajar dari jarak jauh untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Aplikasi ini bekerja dengan memberikan tugas dan ujian sekaligus memonitor hasil kerja siswa. Materi yang disajikan dapat beragam bentuk sepeprti video, modul, dan kumpulan soal ujian nasional (UN) dan ujian tulis berbasis computer (UTBK) seleksi masuk mandiri perguruan tinggi negeri (SBMPTN) untuk guru SMP dan SMA yang dapat diakses di seluruh Indonesia.
4. Cakap
Menanggapi kebijakan pemerintah mengenai libur sekolah untuk mencegah virus Corona Cakap sebagai salah satu edtech starup yang berbasis di Jakarta menyatakan kesiapan menyediakan online platform sebagai alternative kegiatan belajar mengajar bagi para siswa dan guru di Indonesia.
Guna mendukung pelayanan e-learning, Gmedia hadir dengan berbagai macam pilihan paket internet untuk Anda. Gmedia merupakan perusahaan internet service provider berskala nasional dengan cakupan coverage area yang luas, Gmedia akan memberikan pengalaman berinternet dengan cepat dan mudah. Hanya dengan Rp. 400.000 saja Anda sudah dapat menikmati jaringan internet dari Gmedia. Dengan didukung media access fiber optic dan wireless, tak perlu diragukan lagi kualitas jaringan Gmedia. Gmedia tetap selalu mengedepankan service bagi pelanggan kami. Karena bagi Gmedia, Service Makes Perfect.
Segera beralih ke Gmedia, e-learning semakin mudah diakses tanpa buffering!