DAMPAK COVID-19 BAGI BUMI DAN MANUSIA


DAMPAK COVID-19 BAGI BUMI DAN MANUSIA

Wabah covid-19 tentunya menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat saat ini bagi negara – negara di dunia. Dengan penyebarannya yang begitu cepat, tindakan pencegahan pun terus dilakukan pemerintah. Namun tak dapat dihindari, dampak – dampak yang dihasilkan virus covid-19. Dampak negatifnya tentu saja banyak jiwa yang menjadi korban akibat covid-19. Di Indonesia, korban meninggal akibat covid-19 sudah mencapai 240 orang. Tentu saja ini membawa duka mendalam bagi Indonesia. 

Selain dampak tersebut, banyak dampak – dampak negatif maupun positif yang ditimbulkan akibat virus covid-19. Berikut dampak apa saja yang dialami baik manusia maupun bumi ini.

 

  • Harga Barang Naik

 

Harga barang naik terutama masker, sanitizer, pengukur suhu hingga obat dan sereh. Bahkan beberapa waktu yang lalu, masker dan hand sinitizer menjadi langka akibat permintaan terhadap masker dan hand sinitizer yang membludak. Belum lagi penimbunan yang dilakukan pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini membuat harga masker yang sebelumnya hanya Rp. 1000 menjadi Rp. 15.000 per pcs nya, dan perkotaknya mencapai Rp.800.000an. Namun, sekarang ini masyarakat Indonesia sudah beralih dengan menggunakan masker kain yang memang diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak terjangkit covid-19.

 

  • Panic Buying

 

Panic buying terjadi akibat beberapa waktu lalu tersiar kabar mengenai Indonesia akan memberlakukan lockdown. Maka masyarakat berbondong – bondong membeli bahan makanan dalam jumlah besar, yang tentunya ini akan merugikan beberapa pihak termasuk masyarakat kalangan kebawah. Karena pendapatan masyarakat kalangan ke bawah cenderung pas – pasan hingga kekurangan. Namun pemerintah Indonesia segera memberitahukan bahwa Indonesia tidak memberlakukan lockdown, dan panic buying bisa ditekan.

 

  • Pendapatan dan Daya Beli Menurun

 

Akibat covid-19 banyak masyarakat menjadi korban PHK hingga dirumahkan oleh perusahaan. Perusahaan pun terpaksa merumahkan karyawannya karena daya beli masyarakat yang kian hari kian menurun. Dengan pendapatan yang menurun, menyebabkan masyarakat harus berhemat agar keuangan tetap tercukupi hingga wabah ini usai. Para pengusaha juga banyak yang menutup bisnis mereka demi menekan biaya operasional perusahaan agar tidak terjadi defisit. Pemerintah Indonesia melalui menteri keuangan membuat kebijakan, dimana masyarakat yang dirumahkan akibat virus covid-19 akan mendapatkan subsidi sebesar Rp. 1.000.000 setiap bulannya selama tiga bulan kedepan. Ini sebagai bentuk pemerintah agar masyarakat dapat tetap memenuhi kebutuhan pokok mereka.

 

  • Sektor Pariwisata Lumpuh

 

Indonesia sangat mengandalkan sektor pariwisatanya dalam menambahkan pendapatan negara. Dengan memiliki ribuan pulau dan destinasi wisata yang indah, tentunya pariwisata menjadi modal Indonesia untuk menjadi negara maju. Namun akibat covid-19, pariwisata Indonesia lumpuh total. Banyak pelaku wisata merugi akibat virus ini. 

Selain dampak negatif, virus covid-19 juga memberikan dampak positif yaitu :

 

  • Manusia Saling Membantu

 

Para influencer dan artis di Indonesia secara bersama – sama melakukan kegiatan berdonasi baik berdonasi secara pribadi ataupun melibatkan masyarakat. Dana yang terkumpul pun rata – rata diatas Rp. 1 miliar. Tentunya donasi ini digunakan untuk membantu membeli perlengkapan APD bagi para petugas medis yang saat ini menjadi garda terdepan kita dalam melawan virus covid-19.

 

  • Lebih Peduli dengan Kesehatan

 

Pemberitaan mengenai wabah virus corona Covid-19 memang membuat panik di sejumlah negara. Namun dibalik itu, karena wabah tersebut kita sekarang lebih memperhatikan kesehatan dan lebih menjaga kebersihan.

Kita juga jadi mengingat untuk peduli dengan sesama dan memaksa diri untuk bisa bekerja sama secara global dengan kompak melakukan social distancing juga isolasi mandiri. Dengan mengingat bahwa hidup manusia secara tidak langsung saling terhubung, kita diingatkan betapa berharganya kita satu sama lain.

 

  • Seluruh Dunia Bekerjasama

 

Dunia seakan sedang berbondong-bondong untuk mengalahkan musuh bersama yakni virus corona. Kerja sama dalam skala global itu belum pernah terjadi. Sebelum kepanikan mengenai Covid-19 menyita perhatian, setiap orang menghadapi masalahnya masing-masing. Seperti kecemasan, kesepian, penyakit mental, dan meningkatnya ketidakpastian tentang masa depan.

Selain berdampak positif bagi manusia, bumi pun mendapatkan dampak positif akibat virus ini, yaitu :

 

  • Kualitas Udara Membaik

 

Kesehatan mental yang buruk hingga polusi dan polarisasi yang meningkat, seakan menjadi bukti bahwa masyarakat terlalu sibuk bekerja, konsumsi berlebihan, dan terlalu individulisme. Ketika sosial distancing sedang dilaksanakan di seluruh dunia, kualitas udara menjadi membaik.

 

  • Kadar Populasi Berkurang

 

Keadaan Bumi semakin membaik, dengan banyaknya perusahaan industri yang berhenti sementara, masyarakat mengurangi aktifitas di luar menggunakan kendaraan bermotor, dengan signifikan mengurangi populasi di bumi ini.

 

  • Getaran Kerak Bumi Berkurang

 

Bumi menjadi lebih sunyi di tengah wabah COVID-19. Sekitar separuh dari populasi dunia, mengisolasi diri untuk memutus penularan virus corona. Aktivitas manusia pun berkurang drastis dan menjadikan getaran Planet Bumi berkurang. Distopnya sistem transportasi, bisnis dan kegiatan manusia berkorelasi dengan getaran Bumi lebih rendah dari biasanya. Penurunan kebisingan seismik ini, yaitu getaran di kerak Bumi, memunculkan peluang langka bagi ilmuwan untuk memonitor gempa Bumi kecil, aktivitas vulkanis serta tremor halus lain yang biasanya tenggelam karena pergerakan sehari-hari begitu banyak manusia.

Untuk mengurangi penyebaran virus ini, Pemerintah Indonesia juga memberlakukan social distancing dan physical distancing dengan mengeluarkan kebijakan work from home bagi masyarakat. Kebijakan ini membawa dampak kepada masyarakat yang sehari -  harinya bekerja di kantor harus bekerja dari rumah. Gmedia sebagai Perusahaan Internet Service Provider mendukung kebijakan pemerintah ini. Namun tidak mengurangi service yang diterima oleh pelanggan Gmedia. Helpdesk Gmedia tetap standby 24 jam 7 hari untuk melayani pelanggan dan calon pelanggan Gmedia selama pandemi ini. Gmedia tetap mengedepankan service kepada pelanggan, karena bagi Gmedia, service makes perfect.

WHO dan Pemerintah Indonesia mempublikasikan laporan terbaru tentang situasi COVID-19 setiap harinya.

Website Pemerintah Indonesia terkait Covid-19 dapat di cek melalui link berikut ini :

https://www.covid19.go.id/

Posted 2020-04-16 08:10 by Marcomm Gmedia Share
  news