Ikigai merupakan nilai hidup yang lahir dari kebiasaan orang Jepang. Konsep ikigai inilah yang membuat mereka jadi semangat banget untuk menjalani hari-hari mereka. Lantas, apa sih sebenarnya makna, terminologi, dan nilai-nilai konsepnya? Yuk, simak di bawah ini.
Secara harfiah dalam bahasa Jepang, istilah ikigai sendiri berasal dari ‘Iki’ yang artinya kehidupan dan ‘Gai’ yang berarti adalah nilai. Jika diartikan, ikigai merupakan tujuan dan nilai hidup untuk siap menghadapi hari. Pada dasarnya ikigai amat menekankan pada tujuan dan nilai dasar hidup manusia yang dipegang secara terus menerus. Istilah dasarnya semacam, buat apa kita hidup kalau nggak ada tujuan dan alasannya. Konsep dasar kehidupan tentang bahwa hidup nggak selamanya selalu lancar dan bahagia, bahwa kehidupan selalu memiliki 2 sisi koin yang berdampingan, antara yang bahagia dan menderita adalah merupakan hal yang mutlak harus dilalui. Namun, sebagai manusia, tentunya kita harus hidup secara mandiri, yang dalam konteks ini seperti halnya konsep ikigai, tentang hal buruk akan selalu datang, namun itu semua tergantung bagaimana kita sebagai manusia bisa menyikapinya.
Tentang bagaimana kita menyiasati hidup agar tetap bahagia di tengah kesengsaraan. Misalnya saja, meskipun hari ini Anda tahu harus melewati berbagai macam hal seperti, presentasi di depan kelas dan menghadapi kejamnya kemacetan di jalan, namun Anda harus bisa mencari celah untuk tetap bahagia agar kita tetap bisa menjalani hidup esok dan seterusnya. Sederhananya, ikigai merupakan terminologi bagaimana memasukan ide kebahagiaan dalam kehidupan di tengah kerasnya tekanan kehidupan dan pekerjaan.
Nah, untuk mempermudah tentang konsep ikigai, yuk simak gambar berikut dan kami akan menjelaskannya satu persatu.
Pada himpunan ‘What you love’ yang mana merupakan hal-hal yang Anda suka dan beririsan dengan himpunan ‘What you are good at’ yang mana merupakan hal-hal yang Anda bisa lakukan, maka himpunan yang terbentuk bisa kita sebut sebagai passion. Misalnya saja, Anda sangat menyukai musik dan mendengarkan banyak musik setiap harinya, lalu membuat Anda akhirnya memutuskan untuk bermusik dan menuangkannya dalam bentuk karya musik (contohnya lagu) yang bersumber dari apa saja yang Anda dapatkan selama ini, maka hal tersebut merupakan passion-mu.
Ketika Anda memiliki hal yang Anda bisa, yang mana tadi adalah ‘What you are good at’ dan karena kemampuanmu itu Anda diberi bayaran, yakni himpunan ‘What you can be paid for’, maka hal tersebut adalah profesimu. Jika menggunakan contoh sebelumnya, apabila Anda bermusik dan Anda dibayar atas apa yang Anda kerjakan, entah itu dibayar untuk naik panggung, penjualan lagu, royalti bermusik, dan lain-lain, maka pemusik bisa dibilang merupakan profession atau profesimu.
Ketika Anda melakukan sesuatu hal untuk kebutuhan banyak orang, yang mana merupakan himpunan ‘Vocation‘ dan Anda melakukannya demi kebutuhan banyak orang, yang mana adalah himpunan ‘What the world needs’, maka hal tersebut disebut vocation atau keahlian. Misalnya saja Anda diminta membuat musik tentang perdamaian dunia, atau Anda diminta melakukan pertunjukan musik untuk acara amal, maka Anda disebut memiliki vocation atau keahlian yang berguna bagi orang lain.
Ketika Anda memiliki suatu hal yang Anda suka, yang mana adalah ‘What you love’ dan hal yang Anda suka ternyata menjawab apa yang dibutuhkan banyak orang, yang mana adalah himpunan ‘What the world needs’, maka bisa dibilang bahwa Anda sedang memiliki misi atau mission.
Misalnya saja, Anda diminta untuk melakukan pertunjukan musik di sebuah gelaran partai politik A, lalu partai politik B juga meminta hal yang sama, namun di satu sisi masyarakat banyak meminta Anda untuk melakukan pertunjukan musik yang netral, tidak untuk partai politik A atau B, maka bisa dibilang Anda memenuhi apa yang orang banyak butuhkan yaitu, ketidakberpihakkan Anda akan suatu pihak.
Kalau Anda sudah memiliki passion, profession, vocation dan mission, maka irisan dari semua himpunan tersebut adalah ikigai. Ikigai inilah yang menjadi alasan Anda untuk tetap bangun pagi dan memulai segala sesuatunya. Anda yang terus produktif untuk membuat musik yang menginspirasi banyak orang dengan pemikiran Anda yang mewakili masyarakat dan dituangkan dalam berbagai karya musik.
Nah, ketika seseorang sudah menemukan sisi ikigai-nya, sesulit apapun rintangan yang sedang dihadapi, sekeras apapun masalah yang menerpa dirinya, ia akan terus bergerak maju dan jauh dari stres, depresi, dan mengalami tekanan hidup. Mereka akan menjalani keseharian mereka dengan senang hati dan penuh semangat.
Gimana? Sudah mulai semangat lagi menjalani segala rutinitas? Yuk, tetap Semangat ya!