Bagi Anda yang masih kuliah mungkin pernah berpikir kira-kira saat sudah lulus mau kerja dibidang apa? Tentunya dengan berbekal sarjana Informatika Anda ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan gelar sarjana Anda. Ada banyak pekerjaan yang berlatar belakang IT yang bisa diambil dan mereka mensyaratkan kita untuk memiliki skill tertentu. Artikel ini merangkum beberapa pekerjaan yang berlatar belakang IT bagi Anda yang masih bingung dan sedang mempersiapkan untuk menghadapi dunia kerja.
Web developer merupakan salah satu pekerjaan yang populer di dunia IT tapi apa yang sebenarnya dikerjakan oleh Web Developer? Web developer terbagi dari 3 divisi yaitu Frontend Developer, Backend Developer, dan terakhir adalah Fullstack Developer.
Frontend Developer memiliki tanggung jawab untuk membangun bagian interface dari sisi user. Untuk menjadi Frontend Developer kita harus paham bagaimana menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Penguasaan berbagai framework dari CSS seperti Bootstrap dan Vue.js, React.js, Angular.js dari JavaScript akan membantu pekerjaan seorang Front end Developer.
Backend Developer merupakan kebalikan dari Frontend Developer yaitu mengurusi semua kebutuhan dibagian server dan proses pengolahan data di database. Apa saja yang dibutuhkan oleh seorang Backend Developer? PHP, Python, dan Node.js merupakan beberapa bahasa pemrograman yang digunakan oleh para Backend Developer.
Full Stack Developer merupakan pekerjaan yang bertanggung jawab dari sisi user interface dan sisi server secara bersamaan atau merupakan gabungan dari Frontend dan Backend. Untuk menjadi seorang Full Stack Developer kita harus menguasai teknologi yang ada di sisi Frontend seperti HTML , CSS , JavaScript dan juga bahasa pemrograman yang ada di sisi Backend seperti PHP, Python, Node.js.
Dari namanya kita bisa menebak bahwa Mobile Apps Developer merupakan orang yang mengembangkan aplikasi di smartphone kita. Pengembangan aplikasi mobile pada umumnya terbagi dari yaitu Android dan iOS secara native dan untuk cross-platform terdiri dari React Native, Ionic, Xamarin dan NativeScript. Teknologi yang digunakan untuk pengembangan aplikasi Android native menggunakan bahasa pemrograman Java atau Kotlin sedangkan Apple menggunakan Objective-C atau Swift. Sementara itu untuk cross-platform menggunakan bahasa pemrograman JavaScript untuk ReactNative, Ionic, dan NativeScript sedangkan Xamarin menggunakan C#.
Game developer merupakan salah satu pekerjaan yang menarik jika ingin berkarya dengan game. Untuk pengembangan game 3D menggunakan game engine seperti Unity, Unreal, dan Panda 3D. Pemrograman JavaScript dan C# untuk Unity, Unreal menggunakan bahasa pemrograman C++ dan Panda 3D menggunakan Python dan C++. Untuk pembaca yang tertarik membuat game 2D bisa menggunakan game engine seperti Game Maker Studio 2, Unity, RenPy, ink dan menggunakan bahasa pemrograman seperti Python pada RenPy, Unity menggunakan JavaScript dan C#, Game Maker Studio 2 menggunakan drag and drop interface dan menggunakan bahasa pemrograman mereka sendiri yang bernama GML sedangkan ink menggunakan C# dan HTML.
Selain game developer ada pula yang dikenal sebagai game desainer yang merancang aturan dari sebuah permainan. Aturan tersebut bisa merupakan karakter di dalam game dan perannya, deskripsi lingkungan game tersebut, objektif atau tujuan dari game tersebut, mekanik alur flow permainan dari game hingga merancang tiap level dari sebuah game. Jadi Game Designer tidak berurusan dengan proses pembuatan visual dari game ataupun code di dalam game. Tanggung jawab seorang game designer sangatlah besar karena dia adalah orang yang harus merancang sebuah dokumen bernama Game Design Document (GDD).
Jika kalian menyukai pekerjaan yang berurusan dengan database maka DBA mungkin akan cocok karena pekerjaan ini mempunyai tanggung jawab yaitu mendefinisikan pola struktur database, mendefinisikan struktur penyimpanan dan metode akses, serta memberi hak akses pada user untuk mengakses data. Skill yang harus dikuasai oleh bisa menggunakan beberapa DBMS sesuai kebutuhan seperti MS Acces , SQL Server, Foxpro, Oracle DBMS, Paradox.
Jika perusahaan semakin besar maka diperlukan pula orang khusus yang mengurusi masalah security baik network, system, maupun aplikasi. Menjadi tugas seorang security engineer memastikan bahwa semua berjalan baik dan melakukan beberapa hal seperti mengkonfigurasi firewall, melakukan pentest, memperbarui security dan menjaga sehingga tidak terjadi serangan dari para hacker yang bisa membuat kerugian bagi perusahaan. Tentunya kita harus mempunyai skill yang
berhubungan dengan keamanan sistem, terbiasa dengan Linux dan bisa melakukan konfigurasi server, terbiasa menggunakan Tools pentest seperti Netsparker, Acunetix, Kali Linux, Wireshark.
System Analyst biasa juga disebut analis yang memiliki tanggung jawab mendefinisikan kebutuhan user, menyusun solusi yang efektif, dan mengawal masa transisi awal penggunaan sistem. Sistem analis bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang waktu yang diperlukan. Untuk menjadi sistem analis bisa menampilkan hasil analisa melalui berbagai macam tools seperti MS Excel, Visio dan mampu menggunakan bahasa pemrograman agar dapat berkomunikasi dengan engineer baik di mobile maupun web.
UI adalah bagaimana suatu produk yang kita buat terlihat seperti apa yang bisa dilihat oleh mata. Tujuan utama dari UI adalah menampilkan interface yang memiliki keseragaman yang baik dari segi warna, layout, atau font. Sementara itu UX adalah proses untuk membuat produk yang telah kita buat menjadi mudah untuk digunakan dan tidak membingungkan pengguna. Tanggung jawab seorang UX designer adalah memastikan bahwa setiap langkah demi langkah berjalan dengan logis dan jelas. Untuk menjadi seorang UI/UX designer kita harus terbiasa memilih perpaduan warna yang nyaman bagi user dan harus detail untuk melihat hasil yang dipasarkan ke produksi baik dari sisi font, warna, gambar.
Quality Assurance (QA) merupakan seseorang yang memonitoring, menguji coba dan memeriksa semua proses yang terdapat pada produksi suatu produk dan menjamin kualitas produk tersebut . Apa saja yang digunakan para QA untuk melakukan pengujian dan memonitoring suatu produk.
Merupakan pekerjaan di industri mikroprosesor dan integrated circuit yang melibatkan proses fabrikasi mikroelektronika dan desain arsitektur mikroprosesor. Selain Hardware Engineer ada juga namanya Hardware programmer merupakan programming secara low level terhadap hardware, misalnya mikrokontroler, embeded sistem, PLC atau device lainnya. Untuk menjadi Hardware Engineer kita harus bisa menguasai arsitektur komputer dan cara kerja mikroprosesor / mikrokontroler, menguasai bahasa pemrograman Assembly dan atau C/C++, dan menguasai prinsip kerja komunikasi data baik secara parallel, serial (COM/USB).
Jasa SEO adalah penyedia layanan SEO yang menggunakan teknik SEO yang tepat untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke sebuah website dengan cara menempatkan halaman web di posisi tertinggi pada hasil pencarian dari search engine (SERP). Biasanya jasa SEO menggunakan beberapa tools seperti Google Analytics,Google Search Console (GSC) dan CopyScape untuk Cek Konten Duplikasi.
Penetration testing atau sering disingkat menjadi pentest merupakan istilah untuk pengujian terhadap keandalan suatu sistem dan mendokumentasikan tingkat keamanan aplikasi, sistem komputer, atau jaringan. Menurut salah satu penyedia jasa pentesting yaitu Ethic Ninja mereka menggunakan 2 metode diantaranya Black Box Testing yaitu melakukan penetrasi tanpa mengetahui apapun mengenai sistem yang anda gunakan selain domain aplikasi anda dan Whitebox Testing yaitu melakukan penetrasi dengan mengetahui informasi mengenai sistem.
Bagi pembaca yang mempunyai passion dalam mengajar bisa menjadi Instruktur IT seperti guru, dosen, dan instruktur kursus (pemrograman, desain, atau jaringan). Untuk menjadi instruktur kita harus memiliki skill yang sesuai dengan apa yang kita ajarkan agar tidak kesulitan dalam mengajar.
Seseorang yang bertugas untuk bertanggung jawab untuk menjaga konfigurasi dan keamanan sistem operasi dari sebuah komputer, khususnya komputer multi-pengguna seperti komputer server. Untuk menjadi seorang System Administrator kita harus mempunyai pengetahuan dasar tentang semua aspek Linux atau Unix seperti Solaris atau BSD.
Seseorang yang mempunyai tugas untuk mengurusi jaringan komputer/telekomunikasi di sebuah organisasi yang dikelolanya dapat berfungsi baik, stabil, dapat diakses/digunakan oleh user. Network Engineer mempunyai tanggung jawab mendesain dan membangun infrastruktur jaringan baik LAN maupun WAN, memberikan solusi terbaik dalam hal infrastruktur jaringan baik dalam hal peralatan yang digunakan, efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait.
System Support/Technical Support memiliki pekerjaan seharii - harinya men-support/maintain/memelihara sistem komputer berupa hardware atau software yang sudah berjalan. Seorang System Support mempunyai tanggung jawab memelihara dan memastikan sistem yang ada berjalan dengan baik, troubleshooting dan perbaikan sistem serta memberikan pelatihan ke para pengguna sistem.