Kode warna adalah cara untuk mewakili warna yang kita lihat sehari-hari. Warna tersebut ditampilkan dalam format yang bisa dibaca oleh komputer. Umumnya digunakan di situs web atau software aplikasi lain. Terdiri dari berbagai format seperti kode warna Hex, RGB dan HSL, serta nama-nama warna HTML. Contoh kode warna misalnya #F08080 atau #FFA07A. Anda pasti pernah melihat kode ini sebelumnya. Pilihan warna, biasanya ditampilkan dengan color palette. Color palette ini bisa Anda temui hampir di setiap aplikasi, bahkan di Microsoft Word pun ada. Kode warna HTML itu sendiri adalah hexadecimal triplets yang mewakili warna merah, hijau dan biru. Kode-kode HTML tersebut juga bisa menghasilkan warna lain selain merah, hijau dan biru dengan mengkombinasikan hex code yang terdiri dari 16 digit. Angka 0 adalah warna yang terkecil atau bisa berarti tidak ada warnanya. Sementara intensitas F, 15x lebih intens dari 0. Maka kode warna #FFFFFF akan menghasilkan warna putih, karena ketiga warna dasarnya, yaitu merah, hijau dan biru diatur ke intensitas yang paling tinggi. Sementara kode warna #000000 adalah warna hitam, karena kebalikan dari kode F, kode 0 memiliki intensitas warna yang rendah. Kombinasi ke-16 digit tersebut akan menghasilkan warna yang berbeda-beda. Semakin unik warna yang digunakan, akan semakin sulit pula kombinasi kode warnanya. Untuk menemukan kode-kode warna yang lebih beragam, Anda bisa menggunakan tools tertentu yang bernama color picker.
Apa saja tools tersebut?
Tools Instant eyedropper adalah tools yang paling banyak digunakan oleh user karena cara menggunakannya cukup mudah. Anda hanya perlu klik icon pada system tray, arahkan mouse ke warna yang ingin Anda tahu kodenya. Supaya kode secara otomatis tercopy di clipboard, lepaskan mouse Anda di warna yang tadi. Program ini adalah program color picker untuk Windows. Tools ini bisa digunakan untuk web browser dan program windows lainnya.
Kalau Instant Eyedropper adalah tools untuk Windows, iDropper adalah tools untuk iOS. Sudah terlihat dari namanya, iDropper. Dengan tools ini Anda bisa menyimpan kode warna yang Anda mau dari sebuah foto atau ilustrasi gambar. iDropper adalah tools yang banyak digunakan oleh pengguna iPhone karena kode warna tidak hanya dalam bentuk HTML, namun disediakan dengan berbagai format.
Tools ini bisa Anda dapatkan di ekstensi Chrome. Sama seperti color picker sebelumnya, EyeDropper bisa memberikan informasi tentang kode warna dan bisa otomatis mengcopy warna ke clipboard Anda. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu klik icon ekstension, kemudian klik warna yang Anda mau.
Nah, ini berbeda dari yang lain, kenapa? Karena Khroma bukan sebuah color picker. Khroma adalah sebuah website yang menggunakan Artificial Intelligence atau AI untuk memudahkan Anda membandingkan kombinasi warna. Anda harus memilih paling tidak 50 warna, dari referensi yang Anda berikan, Khroma akan memberikan ratusan warna dengan tone yang sama. Bukan hanya nama, tetapi kode warna HTML juga ditampilkan.
Anda yang menggunakan Mac pasti sudah familiar dengan tools ini. Yes, ColorSnapper2 adalah tools untuk pengguna Mac. Cara menggunakannya juga mudah, sama dengan color picker lainnya. Anda hanya perlu klik di bagian yang ingin Anda ketahui detail warnanya saja.
Kode warna HTML adalah hal penting dalam proses desain web. Kode-kode tersebut memang sulit jika harus dihafal, namun ada banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk membantu memilih warna-warna yang sesuai. Kelima tools diatas adalah tools yang paling banyak digunakan, karena memang tergolong mudah untuk digunakan.