504 gateway timeout error merupakan salah satu kode status yang dikirimkan oleh server jika tidak dapat memuat request yang di inginkan. Tidak seperti error 500 internal server atau error 502 bad gateway yang sering terjadi, kode status 504 gateway timeout error jarang terjadi. Masalah Error 504 sering terjadi karena proses permintaan yang dilakukan sudah terlalu lama tetapi server tidak merespon, atau server tidak dapat merespon dengan baik permintaan dari browser. Problem ini juga dapat dipengaruhi oleh berbagai gangguan pada penyedia layanan internet, pembagian serta penggunaan data akses yang tidak seimbang, kesalahan jaringan server di Internet, tidak cukup PHP workers, HTTP timeouts maupun koneksi internet pada komputer yang Anda gunakan.
Berikut ini 5 cara memperbaiki 504 gateaway timeout error yang bisa anda coba :
Anda bisa memperbaiki masalah error 504 gateway time-out dengan cara refresh halaman. Mengapa perlu di refresh? Karena biasanya server menerima banyak sekali permintaan pada waktu yang sama dan sangat tidak mungkin untuk mengelolanya sekaligus. Saat menunggu prosesnya, Anda bisa menggunakan tool online untuk mengecek apakah website memang down. Ini merupakan cara terbaik untuk mencari tahu apakah ada masalah yang berhubungan dengan jaringan lokal. Pastikan jika masalah ini tidak terjadi pada browser. Umumnya masalah tersebut tidak terjadi pada server hosting atau pada situs web, tetapi pada browser itu sendiri. Sebaiknya bersihkan cache pada browser, kemudian melakukan akses kembali ke website yang ingin dibuka.
Sering menggunakan VPN (Virtual Private Network)? jika iya, cobalah untuk menonaktifkannya terlebih dahulu. Kemungkinan masalah ini dapat terjadi karena server VPN yang sedang Anda gunakan tidak dapat terhubung ke server utama. Jika memang tidak ada masalah ketika mengakses internet tanpa menggunakan VPN, sudah sangat jelas letak permasalahannya pada salah satu server VPN tersebut. Apabila masalah muncul kembali ketika menggunakan server VPN yang lain, hubungi pihak penyedia VPN untuk menanyakan apa ada masalah atau tidak pada koneksi itu. Jika tidak ada masalah, Anda bisa melakukan pengecekan pada penyedia koneksi internet yang sedang Anda gunakan.
Bagi Anda yang sering mengakses website menggunakan firewall, sebaiknya nonaktifikan firewall terlebih dahulu. Terkadang koneksi firewall menjadi penyebab website tidak dapat diakses karena ditolak secara terus-menerus. Misalkan website Anda menggunakan layanan CDN (Content Delivery Network) seperti Cloudflare. Cobalah untuk menonaktifkan pengaturan firewall di dalam konfigurasinya. Anda juga dapat melakukan by pass koneksi yang sedang Anda gunakan. Pada pengguna VPS (Virtual Private Server), Anda dapat mencoba untuk melakukan reset firewall melalui halaman dashboard pengelolaan VPS. Jika masih tidak bisa, lakukan hal yang sama, yaitu menonaktifkan firewall pada VPS.
Beberapa solusi diatas mungkin tidak dapat menyelesaikan masalah untuk beberapa kasus. Namun jangan menyerah. Ada beberapa cara lain yang bisa Anda coba untuk menyelesaikan masalah ini, seperti menonaktifkan semua plugin yang digunakan. Caranya? Anda dapat login terlebih dahulu pada panel pengelolaan hosting. Kemudian masuk ke dalam pengelolan file (file manager). Anda juga dapat menggunakan koneksi FTP untuk mengaksesnya. Pada halaman direktori WordPress, arahkan direktori aktif ke direktori “wp-content”. Di dalam direktori ini terdapat direktori “plugins” yang berisi seluruh file plugins yang Anda gunakan pada website. Rename direktori plugins untuk menonaktifkan seluruh plugin secara langsung. Misalnya dengan merubahnya menjadi “plugins backup”. Setelah selesai, Anda dapat mencoba melakukan akses kembali ke halaman website. Apabila tidak ada masalah berarti salah satu plugin yang Anda gunakan terdapat masalah di dalamnya. Anda juga dapat melakukan rename satu persatu direktori yang ada di dalam direktori “plugins” untuk menonaktifkan satu persatu plugins. Jika 504 Gateway Timeout Error hilang, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah menghubungi developer plugin tersebut untuk segera memperbaikinya. Anda juga dapat mencari pengganti atau plugin alternatif bilamana plugin tersebut memegang peranan penting di website milikmu. Jika tidak seperti itu, maka cobalah buat mengaktifkan plugin kembali untuk mengecek error masih muncul atau sudah hilang.
Mengganti DNS Server
Saat Anda mencoba untuk melakukan koneksi dengan website. Koneksi internet menggunakan DNS server untuk mengarahkan Anda ke website yang menjadi tujuan. Biasanya masalah error HTTP 504 dikarenakan DNS server tidak dapat menghubungkan klien dengan website. Anda dapat melakukan pengecekan apakah DNS bermasalah dengan cara mengganti DNS server yang digunakan.