Dari penggunaan bahasanya, bandwidth dapat diartikan sebagai lebar pita. Namun secara umum, bandwidth merupakan istilah yang merujuk pada suatu nilai konsumsi dalam transfer data yang terjadi antara perangkat server dan client dalam waktu tertentu, biasanya dihitung dalam satuan bps (bit per second).
Fungsi dasar dari bandwidth, yaitu menghitung besarnya kemampuan dalam transmisi data yang dilakukan pengguna. Namun, selain fungsi utama masih ada beberapa fungsi bandwidth yang belum Anda ketahui. Beberapa fungsi bandwidth tersebut akan dijelaskan dibawah ini :
Fungsi bandwidth sebagai media transfer data merupakan fungsi utama dan hampir berlaku di berbagai jaringan komputer. Misalkan saja dalam membangun jaringan LAN membutuhkan kabel fisik LAN yang menghubungkan antara koneksi LAN dengan perangkat komputer yang akan digunakan. Dalam kabel LAN tersebut terdapat jalur yang memungkinkan terjadinya pengiriman (transfer) data dari satu komputer ke komputer lainnya.
Fungsi bandwidth selanjutnya adalah membatasi kecepatan transfer data. Biasanya fungsi ini diterapkan oleh administrator jaringan dalam mengelola jaringan apabila terdapat pengguna mengakses data tertentu yang membutuhkan banyak bandwidth. Hal itu sangat penting dilakukan agar menghindari kecurangan dari penggunanya. Misalkan saja mengunduh atau melakukan streaming video dengan resolusi High Display (HD). Beberapa kegiatan itu dapat menghabiskan bandwidth dalam jumlah yang banyak. Ketika ada pengguna yang menghabiskan banyak bandwidth, maka itu akan berdampak pada pengguna lainnya karena kecepatan akses menjadi semakin lambat. Fungsi ini dilakukan agar setiap pengguna yang terhubung dalam jaringan dapat menikmati kemampuan akses dengan kecepatan yang seimbang. Contohnya, setiap pengguna mendapatkan jatah bandwidth sebesar 120 Mbps. Jadi, ketika pengguna ada yang melakukan streaming, tidak akan menyedot bandwidth melebihi angka tersebut sehingga pengguna lain tidak terganggu.
Fungsi ini merupakan fungsi yang paling sering dirasakan, dimana bandwidth dapat membatasi jumlah data yang dapat ditransfer dalam waktu tertentu. Misalnya saja 2 GB perbulan. Dengan begitu, jumlah 2 GB tidak akan berpengaruh pada seberapa banyak perangkat yang akan mengaksesnya ataupun kecepatan akses, melainkan jumlah maksimal data yang dapat diakses tidak dapat melebihi 2 GB.
Mengenai cara kerja bandwidth tidak jauh dari dari tiga fungsi yang telah disebutkan diatas. Ketika pengguna terhubung dengan suatu jaringan, maka bandwidth akan bekerja sesuai dengan fungsi tersebut. Namun, perlu Anda ingat bahwa bandwidth bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi kinerja dari suatu jaringan. Masih ada beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti packet loss, latency dan sebagainya.
Apabila Anda terhubung ke sebuah jaringan, biasanya terdapat batasan volume akses yang diberikan. Untuk itu, Anda perlu menghemat penggunaan bandwidth agar kapasitas data yang akan Anda akses akan semakin banyak. Sebab, semakin besarnya bandwidth yang disediakan, maka semakin besar pula jumlah kapasitas data yang bisa ditransfer.