Internet Protocol address, umumnya dikenal sebagai alamat IP, adalah serangkaian nomor unik yang dialokasikan untuk setiap komputer atau perangkat berkemampuan Internet. Pada dasarnya, ini digunakan untuk mengidentifikasi perangkat yang terhubung ke jaringan TCP / IP seperti internet, apakah itu laptop, ponsel pintar, atau printer.
Karena ini adalah pengenal unik Anda di dunia digital, tidak ada dua perangkat atau komputer di Internet yang dapat memiliki alamat IP publik yang sama. Selanjutnya, alamat IP Anda bisa statis (tetap) atau berubah setiap sekarang dan kemudian (dinamis).
Alamat IP memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi dan mengirim data satu sama lain melalui Internet, sama halnya dengan nomor telepon yang memungkinkan orang untuk berbicara satu sama lain di ponsel pintar atau telepon mereka. Jika tidak ada alamat IP, perangkat tidak akan dapat terhubung ke Internet apalagi mengirim dan menerima data.
Sama seperti Internet Service Provider (ISP) Anda menetapkan jaringan Anda alamat IP publik, router Anda memberikan alamat IP pribadi untuk perangkat dalam jaringan Anda. Mereka berdua melayani tujuan yang sama, namun sangat berbeda satu sama lain.
ISP Anda mengeluarkan alamat IP publik (eksternal) yang dapat dilihat oleh dunia luar setiap kali Anda online. Ketika Anda meminta halaman web, alamat IP yang unik ini dikirim bersamanya. ISP kemudian menggunakan ini untuk menentukan halaman web mana yang diminta oleh pelanggan. Situs web juga akan dapat mengakses alamat IP publik Anda.
Router Anda secara otomatis mengeluarkan alamat IP pribadi (internal atau lokal) ke setiap perangkat yang terhubung ke jaringan Anda. Alamat IP pribadi Anda hanya terlihat dalam Local Area Network (LAN) Anda dan memungkinkan data dilewatkan ke perangkat yang dimaksud.
Dikenal sebagai sistem pengalamatan Internet asli, Internet Protocol versi 4 (IPv4) menggunakan skema alamat 32-bit yang memungkinkan untuk total 4,294,967,296 alamat.
Dengan meningkatnya proliferasi perangkat, jumlah alamat IPv4 yang tersedia akan segera habis karena setiap ponsel pintar, printer, laptop, konsol game, dan bahkan mesin penjual otomatis yang terhubung ke Internet memerlukan alamat IP.
Namun, kabar baiknya adalah bahwa sistem pengalamatan Internet baru, yang disebut Internet Protocol versi 6 (IPv6), secara aktif digunakan untuk memenuhi permintaan global untuk lebih banyak alamat Internet.
Karena menggunakan skema alamat 128-bit bukannya skema 32-bit, IPv6 secara teoritis memungkinkan untuk mengejutkan 340 undecillion alamat yang mungkin, mengakomodasi permintaan yang terus berkembang untuk menghubungkan lebih banyak perangkat ke Internet.
Kedua versi alamat IP dapat dengan mudah dibedakan. IPv4 menggunakan serangkaian angka yang dipisahkan oleh titik atau titik (yaitu 192.162.3.3.). Di sisi lain, IPv6 menggunakan 8 kelompok dari empat angka dan huruf yang dipisahkan oleh titik dua (yaitu 2041: 08bd: 4dc3: 6a46: f329: 74ca: ed7c: fa92).