Mobile Malware atau Mobile Malicious Software merupakan perangkat lunak berbahaya yang menyerang perangkat mobile Anda seperti smartphone maupun tablet dengan tujuan untuk merusak sistem operasi atau aplikasi untuk mencuri data pribadi maupun data perbankan anda.
Memang sulit untuk mengetahui apakah dalam sebuah file yang kita unduh atau simpan di ponsel tak mengandung malware. Namun, beberapa malware mengganggu pengguna smartphone dengan membuat baterai ponsel jadi cepat habis atau sering menampilkan iklan, serta diam-diam mencuri data pengguna.
Ada beberapa cara untuk melindungi smartphone dari malware. Pertama dengan memasang aplikasi anti-malware. Meskipun ada perdebatan keefektifan penggunaan aplikasi anti-virus, namun lebih baik anda mencoba menghindari malware dengan memasang anti-virus atau anti-malware.
Lalu yang kedua, anda dapat mencoba tips – tips berikut ini :
- Matikan pengaturan yang memungkinkan smartphone anda memasang aplikasi dari luar Play Store. Caranya dengan masuk ke Security Setting, kemudian jangan izinkan peng-install-an aplikasi dari sumber yang tak jelas.
- Perbarui aplikasi setelah update-nya tersedia di Google Play. Biasanya, setiap aplikasi menyediakan update, mereka disertai dengan peningkatan keamanan dan perlindungan terhadap data penggunanya.
- Periksa seluruh izin aplikasi sebelum anda mengunduhnya. Jika izin tak berkaitan dengan aplikasi tersebut, carilah aplikasi lain untuk diunduh.
- Saat memakai Wi-Fi umum, gunakan VPN untuk melindungi data anda.