Perkembangan jumlah masyarakat dalam negeri yang terkoneksi dengan internet semakin hari semakin meninggi. Hal ini menjadi sebuah kesempatan besar bagi Anda yang memiliki bisnis. Salah satu strategi pemasaran terbaik dapat Anda lakukan di sejumlah platform sosial media, karena banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak dapat lepas dari sosial media dalam kehidupan sehari-harinya. Berikut sejumlah tips dari seorang pebisnis membantu bisnis di dalam negerinya.
1. Maksimalkan Instagram
Media sosial merupakan salah satu saluran pemasaran dengan akses yang mudah untuk menjangkau para pelanggan di Indonesia. Dari sekian banyak media sosial yang dipakai masyarakat dalam negeri, Instagram memiliki potensi terbesar pada saat ini. Tingkat engagement dan retensi pengguna Instagram paling tinggi ketimbang platform media sosial populer lainnya di Indonesia. Respo pengguna terhadap fitur-fitur baru Instagram sangat positif. Perilaku para penggunanya ini perlu dimaksimalkan perusahaan untuk bisa berinteraksi dengan para pelanggan guna menunjang strategi pemasaran.
2. Orang Indonesia lebih menyukai layanan yang personal
Masyarakat di tiap-tiap negara memiliki kebudayaan dan kebiasaan tersendiri, termasuk Indonesia. Di beberapa negara, konsumen merasa cukup nyaman memecahkan masalah terhadap suatu produk dengan mengunjungi layar FAQ di situs web perusahaan. Tapi hal ini tidak berlaku di Indonesia. Konsumen di sini lebih menyukai layanan personal dimana staf layanan berdiskusi dengan konsumen melalui telepon, atau bahkan menghampiri lokasi konsumen untuk memberikan layanan secara langsung. Tipe masyarakat yang menyukai layanan personal berpotensi membuat perusahaan makin kewalahan seiring perkembangan bisnis dan jumlah konsumen. Tapi dengan perkembangan teknologi zaman sekarang, perusahaan punya alternatif yang lebih efisien dibanding memperbanyak jumlah staf untuk menjangkau para konsumen tersebut. Beberapa alternatif yang dapat diambil perusahaan antara lain dengan menerapkan automasi sejumlah aktivitas pemasaran, seperti personalisasi konten email untuk para konsumen atau pengiriman pesan melalui berbagai saluran dan metode.
3. Optimasi customer journey
Salah satu problem pemasaran yang cukup sering adalah masalah retensi pelanggan. Terjadi diskoneksi di pengalaman konsumen ketika datang mengunjungi situs web atau mencoba produk, dengan insentif untuk datang kembali hingga menjadi pelanggan berbayar. Pengalaman yang sering disebut dengan istilah customer journey tersebut kurang komprehensif, sehingga calon konsumen terlanjur pergi sebelum merasakan manfaat atau memahami produk yang ditawarkan perusahaan. Sangat penting mengawal para calon konsumen dengan pengalaman yang logis dan menyenangkan. Banyak cara untuk mencapai hal tersebut, seperti merancang situs web dengan desain yang mudah dipahami, menyediakan saluran-saluran komunikasi yang mudah dicari dan dihubungi. Perusahaan perlu melakukan pemasaran yang efektif. Hal ini berarti merancang kampanye berdasarkan data dan analisis dari berbagai usaha atau eksperimen yang pernah dilakukan, serta menyusun strategi yang paling tepat dengan kondisi masing-masing.