TIPS MEMILIH ISP YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN BANDWITH YANG DIGUNAKAN


TIPS MEMILIH ISP YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN BANDWITH YANG DIGUNAKAN

Kebutuhan bandwidth dalam sebuah jaringan dengan jaringan lainnya dapat bervariasi. Tahukah Anda bahwa sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi yang digunakan oleh user jaringan tersebut agar internet dapat bekerja cepat dan fungsional. Bandwidth untuk jaringan adalah salah satu faktor terpenting dalam merancang dan memelihara LAN atau WAN yang baik. Tidak seperti server yang dapat dikonfigurasi atau dikonfigurasi-ulang.

Bandwidth adalah salah satu dari elemen desain jaringan yang biasanya dioptimalkan dengan mengkonfigurasi jaringan secara benar dari terminal luar. Namun,bagaimana Anda menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan saat merancang jaringan? Apa saja pertimbangan khusus yang diterapkan? Inilah beberapa pertanyaan yang harus dapat Anda jawab sebelum memutuskan untuk membangun sebuah jaringan. Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan istilah bit per second (bps), atau kadangkala byte per second  (Bps).

Jadi,bagaimana Anda menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan?

Kebutuhan bandwidth berbeda-beda untuk sebuah jaringan. Seperti jaringan pipa air di sebuah rumah, semakin banyak kamar maka akan membutuhkan banyak kran, dan semakin besar pula pipa air yang dibutuhkan. Dalam konteks koneksi Internet, makin banyak pengguna yang membutuhkan kecepatan koneksi internet yang sama, maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan kantor tersebut. Dengan analogi tersebut, untuk menghitung kebutuhan bandwidth sebuah kantor maka perlu Anda hitung jumlah PC, Laptop, dan peralatan lain yang terkoneksi internet yang kemungkinan besar secara rutin membutuhkan Download dan Upload ke koneksi Internet.

Tentukan juga batas maksimal bandwidth download dan upload yang Anda ijinkan di sebuah perangkat menurut kebijakan Anda. Batas maksimal bandwidth ini juga memperhitungkan jenis dan ukuran file yang rutin ditransfer. Misalnya apakah hanya teks atau gambar atau audio atau video, apakah transfernya per-batch atau real time seperti data CCTV, berapa ukuran rata-rata file dan seberapa sering pengiriman pada saat yang sama.

Rumusnya adalah : bandwidth yang dibutuhkan = jumlah perangkat (user) x batas bandwidth satu perangkat

Contohnya :

A. Asumsi bahwa 1 orang staf menggunakan 1 alat terkoneksi internet.

B. Kelompokkan staf di kantor tersebut berdasarkan kebutuhan bandwidth jenis tupoksi pekerjaan yang menjadi tanggung-jawabnya :

  1. Pengguna kecil : 200Kbps (menggunakan internet misal hanya untuk email atau browsing)
  2. Pengguna menengah : 500Kbps (menggunakan internet misal untuk administrasi sistem informasi, akses sistem berbasis cloud, file gambar atau video tetapi pengirimannya per-batch, unduh rutin file, dll)
  3. Pengguna besar : 1 Mbps (menggunakan internet rutin untuk file besar dan Real Time misal CCTV, video conference, gambar resolusi tinggi, sistem telepon VoIP, layanan TV online, desktop sharing, dll), misal di kantor Anda terdapat 20 pengguna internet, terdiri dari 5 orang pengguna besar, 5 orang pengguna sedang dan 10 orang pengguna kecil. 
Posted 2019-06-17 13:00 by Marcomm Gmedia Share
  news