DIBALIK INTERNET LANCAR KETAHUI TEKNIK MEMBAGI JARINGAN


DIBALIK INTERNET LANCAR KETAHUI TEKNIK MEMBAGI JARINGAN

Subnetting merupakan teknik membagi jaringan (network) menjadi beberapa sub jaringan (sub network) dengan jumlah anggota/host yang lebih kecil, karena dibagi ke dalam sub jaringan maka jumlah anggota (host)/range IP address menjadi lebih sedikit. Manfaat teknik adalah untuk :

1. Mengurangi trafic broadcast

Saat komputer berkomunikasi menggunakan standar TCP/IP maka komputer akan mengirimkannya ke semua host(broadcast) yang ada pada jaringan (network), semua komputer pada jaringan/network akan menerima paket yang sama dan memeriksa apakah paket tersebut untuk dirinya atau bukan,jika bukan maka paket akan diabaikan. Jika dalam satu network mempunyai jumlah host yang banyak maka jaringan akan dipenuhi dengan broadcast traffic yang dapat menyebabkan jaringan penuh dan performa jaringan menjadi lambat. Salah satu cara untuk mengurangi traffic broadcast adalah dengan cara memecah jaringan/network menjadi beberapa sub jaringan/subnet dengan jumlah host yang lebih kecil.

2. Penggunaan IP Lebih Efisien

Jika jumlah host di jaringan hanya 20-an maka Anda tidak perlu mengalokasikan IP sejumlah 200an, penggunaan subnet sesuai jumlah host yang ada akan lebih efisien dibanding menggunakan subnet dengan jumlah host yang tidak sesuai yang dapat  menyebabkan penggunaan IP yang acak-adut/ambur adul. Jika hanya 20an komputer/host Anda bisa menggunakan CIDR /27 dengan jumlah host 30, contoh Anda gunakan ip network 192.168.1.0/27 , dengan ip host 192.168.1.1 s/d 192.168.1.30 dan subnetmask 255.255.255.224

3. Memudahkan dalam Administrasi/Pengelolaan

Saat Anda berhadapan dengan jaringan yang lumayan besar dalam sebuah kantor/perusahaan, sebaiknya Anda membuat subnet untuk masing-masing divisi yang ada, dengan demikian akan lebih mudah dalam hal pengelolaan dan troubleshooting. Jika terjadi error pada jaringan maka akan cepat diketahui penyebabnya dan juga diharapkan dengan menggunakan subneting efek trouble/error hanya terjadi per blok subnet bukan diseluruh jaringan. Misalnya dalam sebuah perusahaan terdapat 3 divisi dengan jumlah komputer per divisi 20-23 komputer, jadi total komuter 25*3=75 host/pc (saat menghitung dilebihkan untuk cadangan). Anda bisa memecah ip network 192.168.1.0/24 ke dalam subnetwork yang setiap subnetwork beranggotakan 30 host (untuk mengantisipasi penambahan komputer).

4. Lebih Aman dengan Subnetting

Saat Anda membatasi jumlah host dalam network menggunakan subnetting maka Anda telah mencegah user lain yang tidak diinginkan untuk masuk ke dalam jaringan Anda, misalnya untuk koneksi point to point antar router Anda bisa membuat subnet dengan jumlah host 2 dengan CIDR /30, dengan hanya menggunakan subnet 2 host maka akan mencegah komputer lain untuk masuk ke jaringan yang Anda buat khusus untuk komunikasi antar router.

Posted 2019-05-02 19:12 by Marcomm Gmedia Share
  news