Mungkin Anda pernah melihat sebuah komputer yang sebut saja komputer A terhubung dengan komputer B. Lalu komputer B juga terhubung dengan komputer C. Terus begitu sampai akhirnya komputer selanjutnya juga terhubung dengan komputer A. Komputer-komputer yang saling terhubung tersebut merupakan contoh dari Topologi Ring.
Topologi Ring merupakan sebuah topologi jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain. Hubungan jaringan komputer ini seolah-olah membentuk sebuah cincin. Pada umumnya kabel yang digunakan pada topologi ring ini merupakan kabel jenis BNC. Oleh sebab itu, topologi ring ini tidak perlu terminator untuk menghubungkannya.
Tipikal karakter pada bagian topologi ring ini, bagian token akan melalui bagian titik yang nantinya akan muncul perintah tentang informasi yang melewatinya. Jika dibolehkan, maka token akan mempersilahkan data sehingga dapat berjalan kembali. Sebaliknya, jika tidak boleh, maka token akan melewati satu titik saja. Jika kita melihat karakteristiknya, topologi ring ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Setelah kita melihat karakter dari topologi ring, maka langkah selanjutnya adalah mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan topologi ring. Untuk mengetahuinya, berikut adalah bagian kelebihannya terlebih dahulu.
Kelebihan pertama jika menggunakan topologi ring ini adalah sangat mudah dalam bagian pemasangannya. Hal ini bisa terjadi karena topologi ring sendiri memang sangat sederhana dalam tahapan perancangan dan juga pemasangannya. Dengan begitu, tidak perlu menggunakan metode-metode yang rumit seperti topologi yang lainnya.
Jika kita melihat dari sisi performanya, topologi ring lebih unggul dibandingkan topologi yang lainnya. Bahan topologi ring dapat mengalirkan data yang lebih besar sekalipun dengan lancar.
Ketika terjadi kesalahan pada topologi ring, maka cara untuk mengetahui penyebabnya cukup mudah dikenali. Sebab, seperti yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya bahwa topologi ring melewati setiap perangkat secara berurutan. Artinya, ketika ada masalah pada bagian pertama, sudah dipastikan penyebabnya adalah pada perangkat sebelumnya.
Dengan menggunakan metode topologi ring, kabel yang digunakan pun bisa lebih hemat. Sebab, seperti yang telah disebutkan sebelumnya jika topologi ring hanya menghubungkan satu komputer atau satu perangkat ke perangkat lainnya secara berurutan sehingga lebih mudah mengatur kabel yang dibutuhkan.
Dengan menggunakan metode topologi ring ini, arus data dalam perangkat satu ke perangkat lainnya dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal tersebut bisa terjadi karena metode topologi ring ini dapat mengambil dari dua jalur server. Bisa dari server kiri dan bisa dari server kanan. Maka dari itu, arus datanya bisa lebih cepat.