Internet sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat saat ini. Untuk mendukung semua kegiatan sehari-hari, kita membutuhkan koneksi internet yang stabil, baik, dan aman. Seiring perkembangan zaman, kecepatan rata-rata akses internet di Indonesia semakin meningkat. Namun, hal tersebut dirasa masih belum cukup. Banyak yang masih bertanya-tanya, mengapa koneksi internet yang digunakan tidak stabil, baik di smartphone, laptop ataupun komputer. Berikut beberapa penyebab koneksi internet yang Anda gunakan lemot :
- Fitur auto update yang menyala ketika Anda menghubungkan smartphone atau laptop ke internet. Fitur ini membuat sistem secara otomatis melakukan update terhadap aplikasi atau software yang terinstal. Oleh karena itu, alangkah baiknya bagi Anda untuk mematikan fitur auto update ini.
- Jika ping internet ke server jaringan internet terlalu besar, maka kecepatan internet Anda bisa tidak stabil. Untuk Anda para gamer, mungkin sangat paham akan hal ini. Ping yang baik itu adalah ping yang jumlahnya latensinya kecil. Semakin kecil jumlah ping, maka semakin stabil pula koneksi internet yang kita gunakan. Ping yang kecil ini juga berguna untuk mengakses situs luar negeri yang servernya berada di luar negeri.
- Aplikasi yang disisipi virus akan diam-diam menggunakan internet di perangkat kita secara otomatis. Hal tersebut biasanya terjadi karena kebiasaan mendownload aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya. Aplikasi tersebut rentan disisipi virus dan bisa saja mencuri data – data Anda. Virus tersebut membutuhkan koneksi internet karena aktivitas dari aplikasi ini yang mencuri data lalu dikirimkan ke si empunya aplikasi.
- Koneksi internet jelas dipengaruhi oleh kinerja perangkat. Semakin sehat harddisk, prosesor yang prima, serta motherboard yang stabil bisa membuat kegiatan browsing semakin lancar. Jika perangkat Anda sudah kepayahan saat membuka browser sebelum terkoneksi internet, kemungkinan besar saat sudah terhubung perangkat Anda akan berjalan lambat.
- Bila Anda menggunakan Wifi dengan media akses berupa Wireless, kondisi cuaca buruk, misalnya hujan deras, bisa mengganggu koneksi internet. Hal tersebut terjadi karena data yang diterima dari ISP (Internet Service Provider) akan terhambat ke perangkat Anda.
- Penuhnya lalu lintas data di jaringan komputer membuat perangkat switch, router, atau access point menjadi overload. Sehingga tabrakan data pun menjadi tidak terhindarkan. Saat kita berselancar internet, perangkat kita akan menyimpan data berupa cache, riwayat browsing, riwayat download, dan cookies. Jika terus menumpuk, data-data ini akan menjadi sampah yang akan memperlambat kinerja perangkat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghapus data-data ini.
- Coba Anda periksa kabel LAN yang terhubung ke perangkat Anda. Apakah kabel yang Anda gunakan tersebut sudah tua, terjepit, atau terlipat? Hal tersebut merupakan masalah yang sering terjadi pada jaringan LAN.
- Bagi Anda pengguna jaringan Wireless, koneksi Anda sebaiknya harus searah dengan sumber sinyal internet, atau istilah lainnya LOS (Line of sign). Antena yang berbelok akan menjauhkan perangkat wireless Anda dari sumber internet. Prinsipnya sama seperti televisi, yang arah antenanya juga harus tepat mengarah ke menara pemancar.
- Jika kamu pengguna layanan hotspot, sering kali terdapat pesan “IP conflict” di bagian bawah taskbar. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pemakai atau sedikitnya IP address yang bisa dibagikan melalui DHCP. Untuk memastikan, coba Anda konfirmasi ke operator akan masalah tersebut.
Posted 2019-03-21 13:51 by Marcomm Gmedia
Share
news