WASPADA DENGAN PEMBAYARAN ONLINE YANG MARAK MENJADI TARGET PERETAS


WASPADA DENGAN PEMBAYARAN ONLINE YANG MARAK MENJADI TARGET PERETAS

Kenyamanan belanja online selalu menjadi daya tarik pelanggan, beberapa orang masih khawatir tentang seberapa aman pembayaran online karena mayoritas dapat menjadi target peretasan yang menyebabkan risiko data keuangan dicuri. Berdasarkan hasil survey, sekitar 32 % masyarakat Indonesia tidak pernah mendapatkan uang mereka kembali ketika terjadi pembobolan keuangan.

Beberapa faktor yang berpotensi membahayakan keuangan adalah kesulitan dalam mengontrol data pembayaran setelah menggunakan di berbagai platform e-commerce dan banyaknya  metode pembayaran yang tersedia.

Sementara, sepertiga atau 36% responden lupa atau tidak mencoba mengingat situs web dan aplikasi tempat Anda berbelanja online. Karena konsumen mencoba memastikan kredensial pembayaran mudah ditemukan dan diingat namun, jika perangkat tersebut hilang atau dicuri, pengguna berisiko tidak hanya kehilangan data pribadi, tapi juga uang Anda, karena seseorang dapat mengakses akun bank pengguna jika menemukan data terkait di catatan dalam gadget Anda. Banyaknya metode pembayaran online memberi kebebasan untuk memilih cara favorit dalam membeli barang atau jasa. Metode yang sering digunakan adalah kartu debit, kartu kredit hingga transfer langsung dari rekening bank dan e-wallet.

Posted 2019-01-16 14:54 by Marcomm Gmedia Share
  news